
Dalam beberapa tahun ini ,krisis energi menjadi permasalahan yang ramai dibicarakan.Krisis energi terjadi karena menipisnya cadangan bahan dasar untuk mengoilah energi,yaitu sumber energi fosil,seperti batu bara,minyak bumi dan gas bumi.karena konsumsi manusia akan energi sangatlah besar dan terus saja meningkat,wajarlah jika kemudian sumber daya yang tidak dapat diperbaharui ini kemudian menjadi kian langka.
Ada apa dengan persediaan bahan bakar Indonesia
Jika dilihat dari konsumsi minyak bumi saja,tahun lalu Indonesia mengkonsumsi 1,4 juta barel perhari ( Bph).Bahkan di tahun 2006,Indonesia mengkonsumsi 1,84 juta bph.Indonesia menghasilkan sekitar 1 juta barel minyak/hari.sementara konsumsi kita1,4 juta barel.kekurangan 0,4 juta barel,kita tutup dengan mengimpor minyak mentah setiap hari.Cadangan minyak bumi kita diperkirakan 9 miliar barel.Dengan angka konsumsi 1,4 juta barel per hari( setahun 450 juta barel),cadangan itu akan habis dalam waktu 20 tahun.
SOLUSI
Kepedulian terhadap krisis energi bisa dimulai dari diri sendiri dengan mulai melakukan penghematan.Dimulai dari kendaraan mobil atau motor yang kita pakai.Bisa dilakukan dengan mengurangi pemakaian,tapi tentu hal itu akan mengurangi kenyamanan.Jalan yang paling bijaksana adalah dengan melakukan penghematan supaya kegiatan tetap bisa dilakukan namun biaya tidak bertambah.Berhemat tanpa mengurangi kenikmatan.Salah satu caranya adalah dengan memasang OTONAS pada mobil atau motor kita.
OTONAS
Produk penghemat BBM Generasi terbaru,berupa alat tambahan pada kendaraan bermotor untuk penyempurnaan pembakaran,cocok untuk segala jenis kendaraan baik untuk diesel maupun bensin.Diciptakan karena kualitas BBM di Indonesia saat ini semakin buruk.Alat ini berupa tabung yang berisi magnet satu arah yang akan meresonasi BBM sebelum masuk ke ruang bakar.Berkekuatan ribuan gauss,magnet ini adalah yang terkuat dari produk yang sejenis pada saat ini.
Cara kerja:
Prinsip kerja OTONAS adalah dengan merespon molekul hidrokarbon BBM dengan induksi medan magnet sehingga kualitas bensin lebih baik dan menghasilkan pembakaran lebih sempurna.Hal ini terjadi karena OTONAS mampu mengetarkan ikatan kimia rantai atom hidrokarbon dalam senyawa BBM sehingga menjadi lebih reaktif.OTONAS men”treatment” BBM secara fisika yaitu: dengan melewatkan BBM dengan medan induksi magnet,tanpa memberi campuran BBM dengan kimia sehingga aman untuk mesin.atau dengan kata lain Otonas meresonsi BBM.Sehingga ion-ion akan menjadi lebih searah dan molekul-molekulnya menjadi lebih sejajar.Sehingga solar/bensin yang akan masuk ke dalam injector lebih mudah terbakar sehingga solar /bensin yang masuk ke dalam injector sudah benar-benar siap untuk dibakar,otomatis pembakaran akan lebih cepat dan sempurna.
Kelebihan OTONAS,penghemat BBM NASA:
1.Menghemat BBM hingga 35 %
2.Meningkatkan performa mesin hingga 3 PK ( khusus mobil)
3.Mengurangi Emisi Gas Buang hingga 60 %
4.Meningkatkan Akselerasi dan Efisiensi Mesin
5.Menghaluskan suara dan getaran mesin
6.Mesin lebih awet
7.Pemasangan sangat mudah
8.Umur pemakaian hingga 700.000 km
Cara Pakai :

1.Siapkan OTONAS Mobil


2.& 3.Pasang pada selang bahan baker sedekat mungkin dengan karburator

4.Pasang Kabeltis untuk merekatkan dan menguatkan OTONAS mobil.
SISI EKONOMIS
Dengan memakai OTONAS pemakai akan mendapatkan keuntungan jangka pendek maupun panjang.Sebagai asumsi ,jikalau mobil sebelum mengunakan OTONAS mengeluarkan 10 liter per-hari,seharga 45.000.Lalu setelah memakai OTONAS,motor bisa menhemat 10 % saja,maka penghematannya adalah Rp 4.500 perhari.Jika harga OTONAS mobil Rp 500.000,maka dalam waktu 66 hari modal pembelian sudah kembali.Sehingga selebihnya adalah keuntungan bagi pemakai.padahal OTONAS bisa dipakai hingga 5 tahun( 1.825 hari).Jikalau penghematan mencapai 20% atau lebih,tentu modal pembelian bisa kembali lebih cepat.belum lagi jika dilihat dari segi keawetan mesin.
Tips Mengendarai Mobil/mobil yang hemat :
1.Pastikan tak ada kebocoran pada tangki,pompa,dan pipa saluran BBM agar tak ada BBM yang terbuang percuma.
2.Sesuikan tekanan ban dengan standar yang direkomendasikan pabrik,langkah ini dapat menhemat BBM hingga 10 %
3.Terutama di dalam kota,jalankan ranmor dengan nyaman pada kecepatan 35-60 km/jam
4.Sebisa mungkin operasikan mesin pada putaran relatif rendah ( di bawah 2.500 r.p.m).juga kita sesuaikan posisi gigi transmisi dengan kecepatan.jangan memaksa mesin bekerja pada putaran tinggi terlalu lama.
5.Hindari akselerasi-deselerasi mendadak.sedapat mungkin percepat dan perlambat ranmor secara berangsur,tidak tiba-tiba.
6.Tinggalkan kebiasaan membawa beban terlalu berat yang sebenarnya tidak berguna.Beban terlalu berat membutuhkan kerja ekstra mesin yang berarti BBM ekstra pula.
7.Kurangi pemakaian pada medan yang banyak tanjakan.
8.Perhatikan tehnik pengereman
Agar didapatkan pengoperasian rem yang efektif perlu dilakukan cara-cara sebagai berikut :
1.Bantu sistem pengereman dengan rem gas buang ,rem mesin atau mengurangi tingkat percepatan kendaraan.
2.Ketika anda hendak menghentikan kendaraan pada jarak tertentu lepaskan pedal gas( pedal akselerasi) dengan demikian tahanan/rem mesin akan bekerja,pada saat bersamaan rem gas buang akan bekerja.
3.kurangi tingkat percepatan kendaraan.
4.Ketika mencapai jarak 40-50 m tekan pedal rem ⅓-½ langkah pedal.
5.Ketika mencapai jarak 5 -6 m dari jarak yang dikehendaki lepaskan tekanan pedal kira-kira ½ langkah
6.Pada jarak yang telah dikehendaki tekan kembali pedal kira-kira ½ langkah
POTENSI PASAR INDONESIA
Jika melihat potensi pasar Indonesia,tentu OTONAS mempunyai potensi yang sangat besar.Jumlah kendaraan bermotor di Indonesia menurut BPS tahun 2005,ada 38.156.278 total kendaraan bermotor.Termasuk 28.556.498 motor dan 5.494.034 mobil.Pada tahun 2009 menjadi sekitar 50.000.000 total kendaraan bermotor.jika asumsi harga OTONAS mobil rata-rata Rp 500.000 maka akan ada potensi sebesar 10 Trilyun rupiah,belum lagi melihat pertambahan jumlah kendaraan bermotor setiap tahunnya.Itu belum termasuk jumlah kapal nelayan,traktor,mesin air dan yang lainnya,yang juga bisa menggunakan OTONAS.
TROUBLE SHOOTING
Apabila tidak terjadi penghematan seperti yang diharapkan:
1.Pastikan tak ada kebocoran/rembesan yang mungkin terjadi di tangki bensin,oli,selang,atau perpak dsb.
2.Cek teknis pemasangan OTONAS,pastikan dipasang sedekat mungkin dengan karburator,agar hasil lebih maksimal.
3.Pastikan mesin dalam kondisi baik/standar
4.Perhatikan kualitas BBM yang dipakai
5.Perhatikan teknik mengemudi anda
6.Cek medan/jalur yang dilaui










